Archive for the ‘MyKuliah’ Category

Soal-soal Latihan Statistika 1

September 28, 2013
The Founder of BDS EDUCENTER

BDS EDUCATION CENTER

Bagi yang membutuhkan soal-soal latihan Statistika 1, siilahkan unduh dengan meng-klik link di bawah ini:
Soal soal Latihan Statistika 1

Advertisements

Resume Disertasi : Personality

October 5, 2011
  • Judul : BRAND RELATIONSHIPS: A PERSONALITY-BASED APPROACH
  • Author: Helena Cristina Rocha Figueiredo Pereira Marques Nobre
  • University: Faculdade de Economia da Universidade do Porto
  • Graduation Years: 2008
Di-resume Oleh: Budi Setiawan
Mata Kuliah: Perilaku Konsumen

Program Studi S2 (Magister) Ilmu Manajemen Sekolah Pascasarjana IPB

PENDAHULUAN

Merek dipandang sebagai sebuah tanda yang khas, mengacu pada representasi kolektif dari objek yang memberikannya kekuatan sebuah simbol. Citra merek merupakan hasil dari bagaimana pelanggan merasakan hubungannya dengan merek. 
  • J. Aaker et al. (2004) mengembangkan sebuah model konseptual untuk menjelaskan Hubungan Konsumen-Merek (yang sangat inspiratif dalam pengembangan studi ini) didasarkan pada kenyataan bahwa kepribadian merek memiliki peran sentral dalam membentuk kekuatan hubungan.
  • Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara Kepribadian Merek dan hubungan pembentukan merek pada konsumen
PERUMUSAN MASALAH
  • Penelitian tersebut berfokus pada makna simbolik dari perilaku konsumen.
  • Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memahami berbagai jenis/tipe membangun merek pada konsumen dengan kepribadian yang berbeda, dan pola hubungan yang relevan yang dapat mempengaruhi interaksi konsumen dengan merek.

Pertanyaan utama riset yang dikembangkan penulis adalah: Bagaimana Kepribadian Merek memiliki keterkaitan dengan jenis/tipe dari hubungan dengan merek yang telah konsumen tetapkan?

Penelitian ini bertujuan untuk menjelasan hubungan, sehingga lebih mudah memahami sampai sejauhmana Brand Personality dan Consumer-Brand Relationship, dapat terkait pada masing-masingnya.

Dimensi dari Brand Personality adalah sebagaimana disajikan pada gambar berikut:

The Big Five model Kepribadian Pelanggan (John & Srivastava, 1999):

  1. Extraversion or Surgery, talkative, assertive, energetic
  2. Agreeableness, good-natured, cooperative, trustful
  3. Conscientiousness, orderly, responsible, dependable
  4. Emotional Stability vs Neuroticism, calm, not neurotic, not easily upset;
  5. Intellect or Openness, intellectual, imaginative, independent-minded
KERANGKA KONSEPTUAL
HIPOTESIS
  • H1: Brand Personality sebagai predictor pada Consumer-Brand Relationships.

H1.1: Pada variabel-variabel yang diuji, hubungan dari Intimacy-Loyalty akan menghasilkan kontribusi terbesar pada hubungan dengan personality of Sincerity.

H1.2: Pada variabel-variabel yang diuji, hubungan dari Passion akan menghasilkan kontribusi terbesar pada hubungannya dengan personality of Excitement.

  • H2: Brand Personality sebagai predictor dari Relationship Strength.

H2.1: Pada variabel-variabel yang diuji, Relationship Strength akan menghasilkan kontribusi terbesar pada hubungannya dengan personality of Sincerity.

  • H3: Pengaruh dari Brand Personality pada Consumer-Brand Relationships secara parsial akan termediasi oleh consumer perceptions of Partner Quality.
  • H4: Tipe dari Consumer-Brand Relationship akan menjadi predictor dari Relationship Strength.

H4.1: Pada variabel-variabel yang diuji, Relationship Strength akan memberikan kontribusi terbesar bagi hubungannya dengan Intimacy-Loyalty relationship.

  • H5: Kepribadian konsumen akan menjadi predictor dari Consumer-Brand Relationships.
  • H6: Pengaruh dari kepribadian konsumen pada Consumer-Brand Relationships secara parsial akan termediasi oleh persepsi konsumen pada Partner Quality.

Merek-merek yang diteliti oleh penulis adalah Coca-Cola (soft drink), Land Rover (sport utility vehicle – SUV), Mercedes (automobiles), Volkswagen (automobiles), Ferrari (sport automobiles), Nike (sports apparel), Chanel (fragrances), Continente (stores/supermarkets) and Luso (mineral water).

The 2005 Superbrands Portugal, the 2005 Best Global Brands (Interbrand, 2005),dan informasi kinerja penjualan pada industry otomotif Portugal di tahun 2006 oleh Automóvel Clube de Portugal (ACP), memberikan pedoman bagi penulis dalam pemilihan merek
RESPONDEN
  • Total 388 responden yang berpartisipasi
  • Sampel dipilih secara convenience, by quotas berdasarkan usia dan gender, terdapat 350 valid questionnaires.
  • 278 questionnaires dikumpulkan dari wilayah yang berbeda dari Portugal (mainly in the North) .The participants consumed mainly Coca-Cola, Continente, Luso, and Nike.
  • 53 questionnaires were collected in MBA classes. Most of them lived in Porto (North ofPortugal). All of them had a BA and consumed mainly Coca-Cola, Continente, Luso, and Nike .
  • 57 questionnaires were collected for consumers of Volkswagen, Mercedes, Chanel, and Land Rover (although very well known, Ferrari is not a brand that is widely consumed in the Portuguese market). Around half of the participants were from Lisbon (South of Portugal), some from the Center, and few from North of Portugal.
HASIL ANALISIS
H1 : Supported … BP –> CBRH2 : Rejected… BP –> RSH2.1 : Supported

H3 : Supported… C-BR –> PQ

H4 : Supported… C-BR –> RS

H.4.1 : Not Supported

H5 : Rejected… CP –> C-BR

H6 : Rejected… CP –> PQ

KESIMPULAN

  • The research incorporated several studies which each supported the general hypothesis of study.
  • The results indicated that the personality of Sincerity and Sophistication may predict patterns of Intimacy-Loyalty and the personality of Excitement and Passion may predict patterns of Passion relationship.
  • Moreover, the study provides two main contributions that have both academic and managerial implications.
  1. It emphasizes the role of consumer-brand relationship in understanding multi-brand, symbolic consumption
  2. It offers a more holistic perspective in the understanding of the construct Brand Personality.

Perilaku Konsumen (Sesi 1)

September 8, 2011

Kelas perilaku pelanggan (Customer and Consumer Behavior Class)

Graduate/Master Program of Management Science, Bogor Agricultural University (IPB)

Lecturer: Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc.

Tugas Sesi 1: Definisi Perilaku Konsumen (kutip dari 5 buku internasional), Model perilaku konsumen (model pengambilan keputusan konsumen), Academic atmosphere pada sesi pertama perkuliahan.

Created and posted by: Budi Setiawan

  • Judul Buku: Consumer Behavior & Marketing Strategy, Ninth Edition
  • Penulis: J. Paul Peter & Jerry C. Olson
  • Penerbit: McGraw-Hill Irwin
  • Tahun Terbit: 2010
What Is Consumer Behavior?
Definisi Perilaku Konsumen menurut American Marketing Association, dalam Peter & Olson (2010) adalah sebagai berikut:“Consumer behavior as “the dynamic interaction of affect and cognition, behavior, and the environment by which human beings conduct the exchange aspects of their lives.”

In other words, consumer behavior involves the thoughts and feelings people experience and the actions they perform in consumption processes. It also includes all the things in the environment that influence these thoughts, feelings, and actions. These include comments from other consumers, advertisements, price information, packaging, product appearance, blogs, and many others. It is important to recognize from this definition that consumer behavior is dynamic, involves interactions, and involves exchanges.

Model Perilku Konsumen/Pengambilan Keputusan (Peter & Olson:2010)

 

  • Judul Buku: Basic Marketing: Consumer Behavior
  • Penulis: Hayden Noel
  • Penerbit: AVA Publishing SA
  • Tahun Terbit: 2009

Definisi Perilaku Konsumen menurut Noel (2009) adalah sebagai berikut:

“The study of consumer behavior examines the products and services consumers buy and use and how these purchases influence their daily lives. This field covers a lot of ground. It has been defined as: ‘the study of the processes involved when consumers acquire, consume and dispose of goods, services, activities, ideas in order to satisfy their needs and desires’. This definition has some very important elements, which we will examine more closely.”

Model Perilaku Konsumen/Pengambilan Keputusan (Noel:2009): 

  • Judul Buku: Consumer Behavior, Fifth Edition
  • Penulis: Wayne D. Hoyer, Deborah J. Macinnis
  • Penerbit: South – Western Cengage Learning
  • Tahun Terbit: 2010
Pengertian perilaku konsumen menurut Hoyer dan Macinnis (2010) adalah sebagai berikut:

“Consumer behavior reflects the totality of consumers’ decisions with respect to the acquisition, consumption, and disposition of goods, services, activities, experiences, people, and ideas by (human) decision-making units (over time)”

Model Pengambilan Keputusan (Hoyer dan Macinnis, 2010)

  • Judul Buku: Consumer Behavior
  • Penulis: Frank R. Kardes, Maria L. Cronley
  • Penerbit: South – Western Cengage Learning
  • Tahun Terbit: 2011

Pengertian Consumer Behavior menurut Kardes, Maria L. Cronley (2011) adalah sebagai berikut:

Consumer behavior entails all consumer activities associated with the purchase, use, and disposal of goods and services, including the consumer’s emotion, mental and behavioral response that precede, determine, or follow these activities.

Kardes, Maria L. Cronley (2011) juga menggambarkan model perilaku konsumen, yakni sebagai berikut:

  • Judul Buku: Consumer Behavior For Dummies
  • Penulis: Laura A. Lake
  • Penerbit: Wiley Publishing, Inc.
  • Tahun Terbit: 2009
Definisi Consumer Behavior dan mengapa peranannya begitu penting, dijelaskan oleh Lake (2009) yakni sebagai berikut:

Consumer behavioral represents the study of individuals and the activities that take place to satisfy their realized needs. That satisfaction comes from the processes used in selecting, securing, and using products or services when the benefits received from those processes meet or exceed consumers’ expectation. In other words, when an individual realizes that he has a need, the psychological process starts the consumer decision process. 

Model perilaku konsumen terkait dengan pengambilan keputusan pembelian, dijelaskan oleh Lake (2009) sebagai berikut:

Demikian, definisi dan model perilaku konsumen berdasarkan pemikiran para penulis buku berskala internasional di bidang Perilaku Konsumen, saya kutip dan posting di blog Manajemen2000 “Belajar dan Berbagi ilmu Manajemen“.

Kesan saya saat mengikuti perkuliahan Perilaku Konsumen pada sesi pertama, di Program Studi Ilmu Manajemen Sps IPB Bogor, dengan Dosen Bapak Prof, Dr, Ir, Ujang Sumarwan, M.Sc., adalah sebagai berikut:

  1. Gaya mengajar yang ringan, mudah dicerna, menyenangkan dan “hangat”. Bapak Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc. menyampaikan materi dengan ramah, kadang diselingi dengan canda, sehingga mahasiswa tidak merasa bosan/jenuh.
  2. Academic atmosphere yang kondusif, terjalin komunikasi dua arah yang sinergis antara Dosen dengan mahasiswa. Bapak Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc., mampu “memancing” mahasiswa mampu menyampaikan pendapatnya tentang materi perilaku konsumen yang sedang dibahas, tanpa takut disalahkan pendapatnya.
  3. Penggunaan media blog (internet) dalam penyelesaian tugas maupun pembelajaran, berdampak positif. Mahasiswa yang awalnya belum familiar dengan blog, dapat terbuka wawasan dan pengetahuannya tentang blog (internet).