Konsep Bisnis Kreatif: Café Panganan Tradisional Indonesia

The Founder of BDS EDUCENTER

BDS EDUCATION CENTER

Konsep Bisnis Kreatif: Café Panganan Tradisional Indonesia
Oleh: Budi Setiawan

Sebagai aplikasi dalam memahami konsep wirausaha yang telah dipelajari mahasiswa di kelas, maka hendaknya dapat diciptakan berbagai ide kreatif untuk kemudian dituangkan tertulis dalam bentuk rencana bisnis. Salah satu ide kreatif tersebut adalah konsep cafe yang bertemakan Indonesia, di mana makanan atau minuman yang disajikan merupakan panganan khas Indonesia. Café yang menawarkan pengalaman baru dalam menyantap makanan dan minuman khas Indonesia dan suasana yang bertema “Indonesia banget”.
Cafe ini direncanakan akan dibuka pertama kali di wilayah Kota Bogor, dan selanjutnya akan dikembangkan di kota-kota besar lainnya yang kerap dikunjungi turis asing maupun domestik. Konsep cafe ini berbeda dengan cafe-cafe pada umumnya yang menyediakan makanan yang mahal dan mewah. Cafe ini menawarkan makanan dari pasar Indonesia seperti Surabi, Gethuk, kelepon, lemper, kue bugis, dan lain sebagainya, serta minuman seperti, bandrek, kopi areng, bajigur, teh upet, dawet, cincau, cendol, dan lain sebagainya. Harga produk yang ditawarkan oleh akan sangat kompetitif dan sesuai dengan added value yang diberikan. Apabila dikomparasikan dengan harga pasaran untuk tipe panganan sejenis, maka harganya relatif lebih mahal. Hal ini disebabkan berbagai fasilitas dan pelayanan prima yang diberikan, turut dikonversikan ke dalam harga jual.

Target pasar dari café ini adalah masyarakat dengan latar belakang ekonomi menengah ke atas, kawula muda, komunitas-komunitas yang kerap berkumpul di sekitar wilayah café dan para turis yang mengunjungi objek wisata di sekitar wilayah café. Café ini perlu diupayakan mampu menciptakan kesadaran merek, mendorong terjadinya pembelian melalui berbagai materi promosi dan edukasi produk yang ditawarkan perusahaan. Beberapa contoh implementasinya adalah: 1). sampel gratis; 2). voucher sebesar Rp 5000 untuk pembelian berikutnya dan berlaku kelipatannya; 3). parkir gratis; 4). diskon hari Senin dan Selasa sebesar 10%; 5). layanan prima; 6). layout produk yang interaktif. Cafe akan dirancang dengan suasana yang alami dan tradisional pada interior dan perabotnya. Para pramusajinya menggunakan busana daerah dan senantiasa berganti setiap harinya. Atmosfer yang nyaman sangat diperhatikan untuk menjadi penambah daya tarik Café, selain itu disediakan pula fasilitas wifi dan akses internet.

Café ini merupakan sebuah ide kreatif yang mencoba masuk dalam ceruk pasar baru di bidang kuliner. Dengan kebutuhan modal awal yang relatif cukup besar yakni mencapai Rp100 juta, maka diperlukan adanya studi kelayakan bisnis yang tepat. Terlepas dari itu, ide ini cukup kreatif dalam aplikasi pola pikir wirausaha yang “out of the box”. Pola pikir kreatif mutlak diperlukan dalam berwirausaha, tanpa kreativitas maka sebuah aktivitas bisnis/usaha tidak akan mampu bertahan dalam persaingan.

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s